Artikel - ArtikelYayasan Gizi Yasmin

img panduan gizi seimbang

Pedoman Gizi Seimbang

Sekedar memenuhi rasa lapar, tidaklah cukup.Saat mengonsumsi makanan hendaknya kita memperhatikan jenis dan jumlahnya agar tidak mengalami masalah gizi.Gizi seimbang sangat dibutuhkan tubuh untuk menunjang kegiatan yang dilakukan sepanjang hari.Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengn memperhatikan keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan berat badan normal untuk mencegah masalah gizi.

Pedoman gizi seimbang menggantikan slogan lama yang telah diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 1955 yaitu “Empat Sehat Lima Sempurna”.Slogan tersebut sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi.Jadi slogan tersebut digantikan dengan Pedoman Gizi Seimbang yang jika diimplementasikan dengan benar, semua masalah gizi dapat diatasi.

Ada 4 pilar dari prinsip Gizi Seimbang diantaranya mengonsumsi anekaragam pangan, membiasakan perilaku hidup sehat, melakukan aktivitas fisik, dan memantau berat badan secara terstur untuk mempertahankan berat badan normal.Keempat pilar ini tergambar dalam tumpeng gizi seimbang.

Pilar pertama dalam prinsip gizi seimbang adalah mengonsumsi anekaragam pangan.Artinya mengonsumsi beragam makanan antar kelompok pangan (makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah) maupun dalam setiap kelompok pangan. Masing-masing kelompok pangan tersebut adalah makanan pokok (beras, umbi-umbian, tepung, serta olahannya) sebagai sumber karbohidrat; lauk pauk sumber protein hewani (ikan, telur, unggas, daging, susu, dan olahannya) dan sumber protein nabati (kacang-kacangan serta olahannya); sayuran (sayuran hijau dan sayuran berwarna lainnya); dan buah-buahan. Selain keanekaragaman jenis pangan, kita juga harus memperhatikan jumlah atau porsi makanan agar seimbang, tidak berlebihan dan dilakukan secara teratur.Jumlah atau porsi setiap kelompok pangannya terlihat dalam tumpeng gizi seimbang. Dengan mengonsumsi makanan secara beragam dan seimbang semua kebutuhan zat gizi kita akan terpenuhi dengan cukup.

Pilar selanjutnya adalah membiasakan perilaku hidup sehat.Contoh dari perilaku hidup sehat adalah mencuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, menutup makanan yang disajikan agar tidak terkontaminasi, selalu menutup mulit dan hidung ketika bersin, selalu menggunakan alas kaki agar terhindar dari penyakit cacingan, dan sebagainya. Membiasakan perilaku hidup sehat akan menghindarkan kita dari paparan sumber infeksi.
Aktivitas fisik merupakan segala macam kegiatan tubuh termasuk olahraga guna menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan energi dalam tubuh. Contoh aktivitas fisik yang sering dilakukan antara lain berjalan, berolahraga, menyapu, mencuci, bersepeda, dan sebagainya. Pilar yang terakhir adalah memantau berat badan secara teratur untuk memoertahankan berat badan normal.Salah satu indikator yang menunjukkan terjadi keseimbangan zat gizi dalam tubuh adalah tercapainya berat badan normal.

Sumber : Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 tahun 2014 (dimodifikasi)

Tips Kesehatan

  • Cukup Istirahat +

    Istirahat yang cukup setiap harinya, merupakan salah satu faktor untuk menjaga daya tahan tubuh anda.
  • Berolahraga +

    Setiap pagi, usahakan selalu melakukan olahraga secara teratur. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan sehat.
  • Makanan Berserat +

    Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri.
  • Vitamin D +

    Penuhi kebutuhan vitamin D. Karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.
  • 1